Penyebab dan Cara Mencegah Burung Stres agar Cepat Pulih

burung stres


Stres adalah kondisi ketika mekanisme pertahanan burung sudah melemah. Saat burung sedang stres maka performanya pun akan ikut menurun sehingga tidak bisa berkicau dengan baik seperti biasanya. Jika tidak segera ditangani, stres bisa memicu beragam penyakit. Berikut penyebb dan car mencegah burung stres.

Ketika burung alami stres, maka metabolisme tubuhnya akan terganggu yang menyebabkan detak jantung bergerak cepat dan menaikkan tekanan darah. Saat itu, konsentrasinya akan terganggu sehingga burung akan berubah perilaku jadi gelisah, selalu ketakutan, dan macet bunyi.

Stres yang sebagian besar dialami oleh burung peliharaan umumnya terjadi ketika burung mengalami gangguan yang mampu mempengaruhi kondisi fisik, mental, dan emosionalnya. Jika tidak segera ditangani, burung yang stres akan dengan mudah terserang berbagai penyakit.

Selain itu, stres juga bisa memicu kondisi lain yang dapat memperparah keadaan seperti: Meningkatkan kadar gula dan lemak ke dalam aliran darah, produksi adrenalin yang berlebihan, menurunnya fungsi pencernaan, hilangnya keseimbangan, otot-otot yang menjadi tegang, serta peningkatan laju pernafasannya.

Ada banyak penyebab burung rentan alami stres, namun yang masalah yang paling umum dihadapi burung peliharaan adalah sebagai berikut:

  • Lingkungan yang kurang aman, misalnya karena terlalu banyak gangguan yang berasal dari hewan liar / peliharaan lainnya.
  • Lingkungan yang kurang nyaman, misalnya karena terlalu banyaknya gangguan yang berasal dari polusi udara dan suara.
  • Sangkar yang digunakan tidak cocok atau tidak memberikan kenyamanan bagi burung yang menghuninya.
  • Tenggeran diganti dengan yang tidak sesuai atau tidak cocok dengan cengkeraman kaki burung.
  • Terlalu sering gonta-ganti pakan dengan yang tidak sesuai, misalnya mencoba-coba settingan baru dengan menggunakan pakan yang tidak umum.
  • Air minum sudah terkontaminasi bakteri.
  • Cara memegang burung yang salah.
  • Burung yang keracunan makanan atau serangga.
  • Stres karena ditinggal pasangan (dipisahkan atau karena mati)
  • Sangkar terlalu kotor dan jarang dibersihkan.

Saat burung mengalami stres maka beberapa perubahan perilaku berikut ini akan muncul, yaitu:

  • Burung berubah perilaku jadi sangat liar padahal sebelumnya sangat jinak.
  • Menolak makan voer dan lebih memilih memakan serangga atau buah-buahan.
  • Macet bunyi padahal sebelumnya rajin bunyi dan gacor.
  • Sering mengembangkan bulu meski di siang hari.

Tips mencegah burung stres

Untuk mencegah burung stres karena satu atau beberapa faktor seperti disebutkan di atas, maka tindakan pencegahan harus segera dilakukan. Salah satu cara mencegah burung stres yang paling efektif adalah selalu menjaga kondisi burung tetap sehat dan fit.

Burung yang sehat dan fit akan memiliki ketahanan mental dan fisik yang lebih baik sehingga bisa terhindar dari faktor pemicu stres. Untuk itu, pastikan saja kebutuhan nutrisi dan vitamin burung sudah terpenuhi.

Nutrisi utama yang mendukung proses metabolisme burung berasal dari karbohidrat, protein, lemak, dan serat kasar yang semuanya itu bersumber dari makanan utama dan tambahannya (EF). Tapi untuk kebutuhan vitamin dan minerallnya, belumlah cukup jika hanya mengandalkan pakan hariannya.

Oleh karena itu, penting sekali bagi kicaumania untuk selalu menyediakan multivitamin tambahan untuk melengkapi kebutuhan vitamin dan mineralnya.