Ayam Kuntara Bertelur Umur Berapa?
Ayam Kuntara 4 mulai bertelur sekitar umur 4,5–5 bulan, atau sekitar 18–22 minggu. Beberapa sumber peternakan juga melaporkan ayam Kuntara sudah mulai belajar bertelur sekitar 18 minggu.
Namun, tidak semua ayam akan mulai bertelur tepat pada umur tersebut. Umur pertama bertelur dapat dipengaruhi oleh:
- Kualitas bibit dan genetik
- Bobot badan
- Kualitas dan jumlah pakan
- Protein dan energi pakan
- Pencahayaan
- Kesehatan ayam
- Stres dan kondisi kandang
Sebagai gambaran, sumber Kuntara-4 menyebut 18–22 minggu sebagai umur awal bertelur, dengan produksi sekitar 280–300 butir/ekor/tahun pada pemeliharaan yang baik.
Menariknya, ada laporan peternak yang ayam Kuntara-nya mulai bertelur 18–22 minggu, dan produksi mulai lebih stabil setelah sekitar 22 minggu.
Jadi, patokan praktisnya:
| Umur | Kondisi |
|---|---|
| 16 minggu | Mulai mendekati masa produksi |
| 18 minggu | Sebagian ayam mulai bertelur |
| 20–22 minggu | Lebih banyak ayam mulai produksi |
| 22+ minggu | Produksi mulai lebih stabil |
| ±28 minggu | Dapat mencapai fase produksi tinggi menurut data salah satu produsen |
Kalau Anda sedang memelihara Kuntara untuk mengejar produksi telur tinggi, saya juga bisa jelaskan target bobot Kuntara betina umur 1–5 bulan dan pakan yang diberikan setiap fase supaya bisa mulai bertelur sekitar 18–20 minggu.
Ayam Kuntara 4 umumnya mulai bertelur pada umur sekitar 18–22 minggu, atau sekitar 4,5–5 bulan.
Rinciannya:
- 18 minggu: sudah bisa mulai menghasilkan telur pertama.
- 20 minggu: sebagian ayam mulai masuk produksi.
- 22 minggu: produksi biasanya mulai lebih terlihat.
- 28 minggu: dalam pemeliharaan yang baik, produksi dapat mencapai sekitar 80–90% hen-day production.
- Potensi produksi tahunan yang dilaporkan untuk Kuntara 4 sekitar 280–300 butir/ekor/tahun.
Jadi, jika Anda memiliki Kuntara betina umur 5 bulan tetapi belum bertelur, belum tentu bermasalah. Umur mulai bertelur dipengaruhi bobot badan, kualitas pakan, kesehatan, pencahayaan, dan manajemen pemeliharaan.
Sebagai patokan praktis, umur 4,5–5 bulan adalah masa mulai produksi, sedangkan sekitar 6–7 bulan merupakan periode ketika produksi dapat mulai tinggi.
